• Sen. Sep 28th, 2020

Goldstone-report.org

Informasi Berita Dalam Pemerintahan Terkini

Achmad Yurianto Meninggalkan Posisi Juru Bicara Pemerintah

ByTheach

Jul 22, 2020
Achmad Yurianto Meninggalkan Posisi Juru Bicara Pemerintah

Achmad Yurianto yang sudah sering di televisi atau social media kita lihat sebagai juru bicara pemerintah, untuk Covid-19 resmi meninggalkan posisinya sebagai  juri bicara, yang memang sempat viral belakangan ini, lantaran ia tidak lagi menjadi jubir pemerintahan Indonesia.

Munkin sebagai Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Achmad Yurianto posisinya tersebut dikabarkan dingatikan oleh seorang ketua tim pakar Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19, yakni :Wiku Adidasmito yang akan menjadi juru bicara untuk pemerintahan, atas penanganan Covid-19.

Pergantian tersebut terjadi pada tanggal 21 Juli 2020, yang juga sudah dimumkan oleh Kompa.com. Serta juga diberikan pengumuman oleh Memko Perekonomian (Airlangga Hartarto), bahwa posisi dari Achmad Yurianto akan dingatikan dimasa sekarang.

Achmad Yurianto Meninggalkan Posisi Juru Bicara Pemerintah (Dalam Penanganan COVID-19)

Karena sebagai meteri kesehatan Yuri juga memiliki tugas lainnya untuk penanganan Covid-19 satu ini. Serta memiliki tugas baru, sebagai seorang Direktrur Jenderal P2P Kemenkes ini akan lebih berkonsentrasi dalam menemukan inovas baru untuk penanganan di masa pandemi corona untuk saat ini.

Diketahui pak presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada tanggal 3 Maret 2020 menunjuk seorang Achmad Yurianto sebagai juru bicara untuk penanganan Covid-19 ini. Untuk tugas seorang Yuri hanyalah memberikan jawaban tentang pertanyaan yang berhubungan bersama virus Corona.

Selain memiliki pemahaman seputar covid-19 ini Achmad Yurianto, ia juga sudah aktif memberikan informasi kepada awak media seputar virus corona, bahkan semenjak virus tersebut belum terlacak di Indonesia ini.

Simak Berikan Bantuan Modal Dari Presiden Untuk Pelaku Usaha Kecil

Sekarang ini pemerintah telah bentuk sebuah komite atau organisasi penanganan Covid-19 serta pemulihan ekonomi nasional, ini dtetapkan sebagai undang-undang No 82, tahun 2020 yang sudah resmi pasalnya.

Tujuan dari pembentukan organisasi  tersebut adalah untuk peroleh lebih mempertimbangkan tindakan luar biasa yang bisa dijalankan oleh pemerintah, didalam menyiapkan program sampai dengan kebijakan. Serta pastikan program dan kebijakan bisa beroperasional di lapangan.

Achmad Yurianto Meninggalkan Posisi Juru Bicara Pemerintah

“Untuk seluruh program sampai dengan kebijakan untuk tangani kasus Covid-19 satu ini serta pulihkan perekonomian akan semakin membaik, dilakukan secara terstruktur, sampai denga terintegrasi pada suatu kelembagaan,” Ungkap Koordinator, bidang perekonomian negara, Airlangga Hartarto.

Mungkin sampai disini topik yang membaha sAchmad Yurianto Meninggalkan Posisi Juru Bicara Pemerintah, sekian dan terima kasih atas perhatian kalian semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *