• Sen. Sep 28th, 2020

Goldstone-report.org

Informasi Berita Dalam Pemerintahan Terkini

Istana Larang Menghadirkan Gambar Jokowi Saat HUT RI

ByTheach

Agu 12, 2020

Istana Kepresidenan minta terhadap segala institusi untuk tidak memasong foto Presiden Joko Widodo (Jokowi) di baliho dan spanduk peringatan HUT Ke-75 RI.
“Sebaiknya mengaplikasikan gambar lain,” kata Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, seperti dikutip dari detikcom, Pekan (9/8/2020).

Sebelumnya beredar foto dan video HUT RI ke 75 yang memuat gambar Jokowi. Heru mengatakan spanduk yang terlanjur dipasang dan memuat foto Jokowi sebaiknya diwariskan.

Menurut dia, penurunan spanduk atau baliho yang memuat foto Jokowi itu dilaksanakan oleh petugas di institusi dan kementerian berkaitan. “Kementerian masing-masing menurunkan sendiri,” tutur Heru.

Seperti dikenal, tema HUT ke-75 RI merupakan Indonesia Maju. Selain itu, ada juga penyempurnaan dengan tambahan logo ‘Berbangga Buatan Indonesia’.

Penyempurnaan tersebut diperkenalkan Menteri Sekretaris Negara Pratikno via surat edaran (SE) bernomor B-456/M.Setneg/Set/TU.00.04/06/2020 tertanggal 23 Juni 2020 dengan hal Penyempurnaan Penggunaan Tema dan Logo Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020.

“Penyempurnaan dimaksud merupakan penambahan logo Berbangga Buatan Indonesia untuk diaplikasikan sebagai satu kesatuan dengan logo Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020,” tulis Mensesneg.

Pihak istana kepresidenan minta masyarakat dan segala instansi untuk tidak mengaplikasikan foto Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam spanduk atau baliho HUT ke-75 RI tahun ini. Tetapi, istana tidak menjelaskan latar belakang munculnya imbauan ini.

“Sebaiknya gambar lain,” ujar Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Ahad (9/8) sore.

Heru menceritakan sebaiknya segala spanduk atau baliho yang dicetak oleh masyarakat dan instansi, termasuk kementerian/institusi, untuk memperingati HUT RI tidak memuat foto atau gambar Presiden Jokowi.

Bagi instansi yang telah terlanjur memasang spanduk atau baliho yang berbeban foto presiden, pihak istana minta mereka untuk menurun spanduk atau baliho tersebut. “Diharapkan demikian (diwariskan),” ujarnya.

Mengenai alasan di balik imbauan ini, Heru enggan menjelaskan lebih jauh. Ia hanya minta agar foto presiden bisa diganti dengan hal lain, seperti pemandangan atau media kreasi lainnya.

“Sebaiknya yang lain saja seperti pemandangan atau yang lainnya,” katanya singkat.

Seperti dikenal, Menteri Sekretaris Negara Pratikno telah menerbitkan surat edaran (SE) berkaitan penyempurnaan tema dan logo peringatan HUT ke-75 RI. Dalam penyempurnaan ini, ada tambahan motto ‘Berbangga Buatan Indonesia’ di samping penulisan ’75 Tahun Kemerdekan Indonesia’ dan ‘Indonesia Maju’.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *